Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran diniyah sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah, MDT Darul Ilmi MIN 5 Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Upgrading dan Peningkatan Mutu Ustaz dan Ustazah dengan mengusung tema “Pengelolaan Pembelajaran Diniyah yang Efektif dan Bermakna”. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, bertempat di Aula MIN 5 Kota Banda Aceh.
Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang peserta yang terdiri atas ustaz dan ustazah MDT Darul Ilmi. Pelatihan dirancang sebagai wadah penguatan kompetensi pendidik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran diniyah yang lebih menarik, efektif, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H. Sayed Khawalid, S.Ag., M.A., didampingi Kepala MIN 5 Kota Banda Aceh, Zuriati, S.Ag., serta perwakilan Komite Madrasah, Murhaban Rani, S.Ag., M.Ed.
Dalam sambutannya, H. Sayed Khawalid menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas. Menurutnya, seorang guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu mengelola pembelajaran yang mampu menghidupkan semangat belajar, menanamkan nilai-nilai keislaman, dan membentuk karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala MIN 5 Kota Banda Aceh, Zuriati, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan upgrading ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, khususnya pada pembelajaran diniyah yang menjadi ciri khas madrasah. Ia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang pendidikan, yaitu Ustaz Husni Suwardi, S.Pd. dan Riski Maulizar, M.A. Kedua pemateri menyampaikan berbagai strategi pengelolaan pembelajaran diniyah, mulai dari perencanaan pembelajaran, pemilihan metode yang aktif dan partisipatif, pengelolaan kelas, hingga teknik evaluasi yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik secara komprehensif.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan berbagi praktik baik selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Program Literasi Madrasah MIN 5 Kota Banda Aceh. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan guru dalam memahami, mengolah, mengembangkan, dan menyampaikan informasi secara efektif dalam proses pembelajaran. Melalui pelatihan ini, para ustaz dan ustazah didorong untuk memperkuat literasi pedagogik, literasi keagamaan, serta literasi digital sebagai bekal menciptakan pembelajaran diniyah yang lebih kontekstual, inspiratif, dan bermakna.
Sejalan dengan visi Gerakan Literasi Madrasah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pendidik yang gemar belajar, gemar membaca referensi, mampu menghasilkan perangkat ajar yang berkualitas, serta membangun budaya berbagi pengetahuan di lingkungan madrasah. Dengan demikian, peningkatan mutu guru akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik yang religius, cerdas, serta memiliki kecakapan literasi yang baik.
Melalui kegiatan upgrading ini, MDT Darul Ilmi MIN 5 Kota Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan diniyah yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan selaras dengan semangat membangun Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia melalui penguatan budaya literasi di setiap aspek pembelajaran.
